{"id":621,"date":"2021-06-02T14:53:21","date_gmt":"2021-06-02T05:53:21","guid":{"rendered":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/?p=621"},"modified":"2021-06-02T14:53:21","modified_gmt":"2021-06-02T05:53:21","slug":"%e3%80%90covid-19%e3%80%91%ef%bc%9c24-mei%ef%bc%9epesan-himbauan-gubernur-kochi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/%e3%80%90covid-19%e3%80%91%ef%bc%9c24-mei%ef%bc%9epesan-himbauan-gubernur-kochi\/","title":{"rendered":"\u3010COVID-19\u3011\uff1c24 Mei\uff1ePesan Himbauan Gubernur Kochi"},"content":{"rendered":"<table style=\"border-collapse: collapse;width: 100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 100%;border-style: solid;border-color: #47b041\"><strong>Himbauan Bagi Seluruh Masyarakat Prefektur Kochi\uff1c24 Mei\u00a0 2021\uff1e\u3010Home Page Kantor Prefektur Kochi\u3011\uff1cBahasa Jepang\uff1e<\/strong><br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.pref.kochi.lg.jp\/soshiki\/010101\/files\/2020030300305\/file_20215241193937_1.pdf\">https:\/\/www.pref.kochi.lg.jp\/soshiki\/010101\/files\/2020030300305\/file_20215241193937_1.pdf<\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-size: 8pt\">disusun oleh Kochi International Association (KIA) dan Prefektur Kochi, 28 Mei 2021<\/span><\/p>\n<p>\u25cbSejak minggu lalu, orang yang baru terinfeksi dari infeksi virus korona baru meningkat dengan cepat di Prefektur Kochi. Untuk alasan ini, hari ini kami memutuskan dan melakukan naikan pedoman yang menangani penyakit menular tahap satu,dan memiliki pedoman &#8220;perhatian khusus&#8221; warna gambar &#8220;merah&#8221;.<\/p>\n<p>\u25cbKetika melihat indikator seperti jumlah orang yang terinfeksi, status infeksi saat ini ditunjukkan oleh subkomite nasional melebihi standar tahap 3, dan kami pikir berada pada tahap di mana kami membutuhkan tindakan waspada khusus untuk mencegah infeksi.<\/p>\n<p>\u25cbSejauh ini, kami telah mengambil langkah-langkah untuk memulihkan ekonomi, tetapi dalam situasi ini, kami harus menggantikan poin prioritas utama pada pencegahan infeksi.<\/p>\n<p>\u25cbDikarenakanitu, tentang jalan-jalan dalam di Prefektur Kochi,kami akan menghentikan sementara &#8220;Kampanye Tokuwari&#8221;, dll. Juga,tentang &#8220;GoToEat&#8221; kami diminta untuk menahan diri untuk menggunakannya. (kecuali pengiriman ke rumah dan takeout).<\/p>\n<p>\u25cbDari analisis tren infeksi baru-baru ini, kami bisa menjelaskan &#8220;makanan dan minuman dan makan malam&#8221; adalah faktor utama penyebaran infeksi.<\/p>\n<p>\u25cbMekanisme penyebaran infeksi yang virus dibawa ke rumah dan tempat kerja sebab infeksi seperti makan malam di luar menjadi sangat jelas dan lebih menonjol selama satu atau dua minggu terakhir.\u00a0 Dikarenakan itu, untuk menghentikan penyebaran infeksi lebih lanjut di sini, Kami telah memutuskan bahwa kami perlu mengambil langkah menuju langkah-langkah baru.<\/p>\n<p>\u25cbSecara khusus, selama dua minggu sejak hari ke-26 lusa, khususnya tentang restoran di Kota Kochi dan Kota Shimanto dll. yang infeksi telah menyebar dengan cepat kami memutuskan dan melakukan untuk meminta &#8220;jam buka sampai jam 8 malam&#8221;.<\/p>\n<p>\u25cbKami juga telah memutuskan kebijakan yang kami akan membayar biaya kerjasama sesuai dengan penjualan ke toko yang bekerjasama.<\/p>\n<p>\u25cbSejak musim semilalu, kami telah meminta restoran untuk mempersingkat jam buka mereka. Ini akan menjadi yang ketiga kalinya. Bagi kami, telah menanggapi dengan keinginan untuk meminimalkan pembatasan untuk kegiatan sosial dan ekonomi semaksimal mungkin.<\/p>\n<p>\u25cbNamun, karena peningkatan jumlah orang yang terinfeksi, kami harus membuat permintaan semua restoran mempersingkat jam buka untuk ketiga kalinya. Ini adalah Keputusan yang pahit bagi kami.\u00a0 Sekarang, kita harus menghentikan penyebaran infeksi di sini. Oleh karena itu, kami mohon pengertian dan kerjasama seluruh pelaku usaha<\/p>\n<p>\u25cbUntuk warga prefektur, tentang makan malam, bahkan di siang hari, &#8220;jumlah orang adalah 4 atau kurang&#8221; dan menyelesaikan menjadi &#8220;waktu dalam 2 jam&#8221; Tolong lanjutkan.<\/p>\n<p>\u25cbSelain itu, Kota Kochi dan Kota Shimanto diminta untuk mempersingkat jam buka pada restoran, dll. Oleh karena itu, untuk warga prefektur, harap jangan menggunakan restoran setelah jam 8 malam di Kota Kochi dan Kota Shimanto.<\/p>\n<p>\u25cbBiarpun dipakai sampai jam 8 malam, jika Anda melepas masker dan berbincang-bincang, risiko infeksi lebihtinggi, jadi bahkan saat makan malam, waktu percakapan terus menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi dasar dengan tegas seperti mendorong orang supaya memakai masker.<\/p>\n<p>\u25cbKali ini, dikatakan sebagai gelombang ke-4 secara nasional, dan Kami telah mencapai tahap di mana kami tidak punya pilihan selain meminta pembatasan kegiatan sosial ekonomi sulit bagi warga prefektur lagi. Vaksinasi yang dipromosikan kepada orang tua didistribusikan sampai batas tertentu, untuk menghindari infeksi eksplosif ini,kami pikir kita berada dalam situasi di mana kita harus mengatasinya entah bagaimana.<\/p>\n<p>\u25cbKami akan berhasil mengatasi situasi sulit ini dengan menyatukan hati kami dengan warga prefektur. Kami menghargai pengertian dan kerjasama Anda.<\/p>\n<p>24 Mei 2021<br \/>\nKepala Pusat Pengendalian Penyebaran Covid-19 Prefektur Kochi<br \/>\n(Gubernur) Seiji HAMADA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Himbauan Bagi Seluruh Masyarakat Prefektur Kochi\uff1c24 Mei\u00a0 2021\uff1e\u3010Home Page Kantor Prefektur Kochi\u3011\uff1cBahasa Jepang\uff1e https:\/\/www.pref.kochi.lg.jp\/soshiki\/010101\/files\/2020030300305\/file_20215241193937_1.pdf disusun oleh Kochi International Association (KIA) dan Prefektur Kochi, 28 Mei 2021 \u25cbSejak minggu lalu, orang yang baru terinfeksi dari infeksi virus korona baru meningkat dengan cepat di Prefektur Kochi. Untuk alasan ini, hari ini kami memutuskan dan melakukan naikan pedoman yang menangani penyakit menular tahap satu,dan memiliki pedoman &#8220;perhatian khusus&#8221; warna gambar &#8220;merah&#8221;. \u25cbKetika melihat indikator seperti jumlah orang yang terinfeksi, status infeksi saat ini ditunjukkan oleh subkomite nasional melebihi standar tahap 3, dan kami pikir berada pada tahap di mana kami membutuhkan tindakan waspada khusus untuk mencegah infeksi. \u25cbSejauh ini, kami telah mengambil langkah-langkah [&hellip;]","protected":false},"author":5,"featured_media":495,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=621"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/621\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":633,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/621\/revisions\/633"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kccfr.jp\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}